Your search results

POLISI Bongkar Prostitusi Online di Kalibata City

Posted by support on May 30, 2016
| 0

Banyak sekali kasus dan Polemik yang tak jarang menghampiri setiap lingkungan yang kita tinggali. Tak terlepas di Kalibata City juga memiliki sedikit polemik dan problema juga. Karena ke heterogenan individu yang berada di kalibata city menjadikan kalibata city memiliki berbagai macam problema juga.

Kalibata City Bisa dibilang sudah menjadi perkampungan yang sangat besar. Bayangkan saja Satu Tower Memiliki 21 Lantai dan Masing-masing Lantai terdiri dari ber Puluh Unit, Satu unit dihuni oleh berapa orang atau KK. Jelas sekali seberapa besar polemik yang ada disini.

ParkirKalibataCity

 

Segala macam kebutuhan juga harus di penuhi demi mencapai kebahagiaan di hidup kita masing-masing. Tak terlepas dari kebutuhan biologis masing-masing orang itu berbeda. Jadi dengan segala kebutuhan dan permintaan itu tumbuhlah berbagai fasilitas yang ada untuk memenuhi itu semua. juga ada beberapa oknum yang memanfaatkan permintaan itu di Kalibata City. Itu semu sudah tidak tabu lagi kita bahas disini sekarang. Karena Kalibata City menjadi Gambaran Apartemen yang ada di Jakarta. Dengan Lokasi Luas dan Strategis menjadi Kalibata City merupakan dambaan apartemen di Jakarta.

prostitusi

Beberapa waktu yang lalu akhirnya Polisi (Polres Metro Jakarta Selatan) berhasil mengungkap jaringan prostitusi oline yang berada di kalibata City.

JAKARTA, KOMPAS.com — Polres Metro Jakarta Selatan membekuk N (25), perempuan mucikari prostitusi online di Apartemen Kalibata City, Jakarta Selatan, Rabu (16/5/2016).

N ditangkap lebih kurang pukul 09.00 di unit apartemen yang biasa digunakan sebagai lokasi prostitusi oleh korban dan pelanggannya.

Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Tubagus Ade Hidayat mengatakan, empat pekerja dari mucikari tersebut turut diamankan.

“Pelaku bukan hanya menyediakan atau menjadi perantara, tetapi juga menyediakan fasilitas prostitusi tersebut di salah satu apartemen di Kalibata City,” ujar Tubagus Ade di Mapolrestro Jakarta Selatan, Kamis (19/5/2016).

Bisnis prostitusi tersebut terendus setelah warga sekitar melaporkan adanya wanita penghibur yang beroperasi di kawasan Kalibata City.

Menurut Tubagus Ade, N tidak menawarkan para pekerjanya melalui forum online. “Yang unik tidak terbuka, tetapi melalui situs online semua orang bisa masuk. Namun, tidak bisa juga langsung memesan. Dia harus melalui proses tertentu, bergaul di lingkungan itu, baru dikirimi beberapa nama yang akan digunakan,” kata Tubagus.

Adapun tarif yang dikenakan untuk 45 menit jasa “esek-esek” tersebut Rp 350.000 hingga Rp 500.000. Paket itu sudah termasuk kamar dan alat kontrasepsi.

“Jadi, Rp 200.000 untuk jasa si mucikari, sedangkan untuk PSK-nya Rp 150.000,” tambah Tubagus.

Dalam penangkapan tersebut, polisi mengamankan sejumlah barang bukti berupa uang tunai Rp 950.000, sebuah ponsel, sebuah buku catatan tamu, dua pak kondom, enam butir obat Primolut, tiga celana dalam, dan bra.

Atas perbuatannya, N dikenakan Pasal 88 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman 10 tahun penjara juncto Pasal 296 KUHP tentang mengadakan perbuatan cabul dengan ancaman hukuman satu tahun empat bulan penjara, dan juncto 506 KUHP tentang mucikari dengan ancaman hukuman penjara selama 10 tahun.

Penulis : Nibras Nada Nailufar
Editor : Icha Rastika

dikutip berita dari harian kompas, Memang tak di pungkiri problem masyarakat ini pasti ada di masing-masing apartemen. Jadi bagaimana kita saja menyikapi itu semua. Sukses untuk kita semua dan managemen Kalibata City. Untuk anda yang ingin memiliki untit di kalibata City dengan harga yang murah Silahkan Contact segera https://kalibatacitymurah.com

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Compare Listings